“Mudahkan Kerja Orang” – Gadis Sukarelawan Berbahasa Urdu Di PPV Ini Buat Ramai Kagum

0
239

Follow kami di Telegram, jadi antara yang terawal untuk dapatkan berita dan artikel-artikel menarik di SAYS Seismik.

Semestinya, kita sangat teruja dan bangga apabila jumpa rakan yang fasih dalam pelbagai bahasa

Kemahiran berbahasa dalam banyak jenis bahasa ini tidak dinafikan sangat mudah dan senang untuk berkomunikasi antara satu sama lain. Kebiasaannya, kita sering dengar orang fasih bercakap dalam bahasa ketiga seperti Mandarin, Korea dan pelbagai lagi. 

Namun, baru-baru ini tular video yang memaparkan seorang gadis sukarelawan berbahasa Urdu di Pusat Pemberian Vaksin (PPV) telah mendapat perhatian. 

Lihat video penuh itu di bawah: 

i just want to share this video of mine talking in Bangladeshi and Pakistani (urdu)! learning their language makes my job so much faster! and i love to see their reaction the moment i spoke! hehe i hope this video will make your day #ppvbukitjalil pic.twitter.com/dDX6FHm6Rs

— ˗ˏˋ too turnt ansywni ˎˊ˗ (@ainsyawani) August 15, 2021

Petah berbahasa Urdu dengan warga Bangladesh dan Pakistan untuk memudahkan lagi urusan pemberian vaksin

Menerusi video berkenaan, kelihatan seorang gadis yang dikenali sebagai Ain Syawani sedang bertugas sebagai sukarelawan di Pusat Pemberian Vaksin, Bukit Jalil.

Apa yang lebih menarik perhatian adalah dia tampil berbahasa Urdu dengan warga Bangladesh dan Pakistan untuk memudahkan lagi urusan vaksinasi.

Dia menyatakan bahawa proses itu menjadi lebih cepat apabila dia berkomunikasi dengan para warga asing menggunakan bahasa mereka. Gadis itu juga suka melihat reaksi warga asing apabila dia spontan bercakap dengan bahasa Urdu.

Dalam postingnya, gadis itu sempat berpesan yang warga asing juga perlu dilayan dengan dengan ramah, jangan sesekali meninggikan suara hanya kerana mereka tidak faham bahasa kita.

i want to spread a little awareness here since i have the opportunity. ive encountered too many volunteers talking rudely to them. regardless siapa pun diaorang, treat them nicely. they waited min 3 hours to finally dapat turn. ada yang tak makan –

— ˗ˏˋ too turnt ansywni ˎˊ˗ (@ainsyawani) August 15, 2021

– jangan marah diaorang. jangan. i faham, susah nak communicate dgn diaorang. dia tak faham kita, kita tak faham dia. ada yang sampai maki diaorang. kenapa sampai camtu sekali you treat them? treat them how you want to be treated. make them feel welcomed. mudahkan kerja orang –

— ˗ˏˋ too turnt ansywni ˎˊ˗ (@ainsyawani) August 15, 2021

– inshaallah Allah mudahkan kerja kita. i took the initiative to learn sbb this way makes my job so much easier! i wish i could show you their face the moment i cakap using their language hehe. kita pilih kerja ni, jadi do it passionately.

— ˗ˏˋ too turnt ansywni ˎˊ˗ (@ainsyawani) August 15, 2021

tadi ada Bangladeshi menggigil. bila tanya kenapa, katanya dia takut kena marah lagi. seriously you guys? jangan lah macam tu. kita jumpa banyak orang sehari, takkan you nak stress whole day sebab diaorang? enjoy your job & self reflection okay

— ˗ˏˋ too turnt ansywni ˎˊ˗ (@ainsyawani) August 15, 2021

“I like your word, mudahkan kerja orang, Allah mudahkan urusan kita” – Netizen

Dalam pada itu, hasil tinjauan di ruangan komen mendapati rata-rata netizen turut kagum dan teruja dengan gadis yang fasih berbahasa asing itu. Malah, ramai yang terinsipirasi dengan effort dan alternatifnya. 

Ketika artikel ini ditulis, video itu telah meraih 365K views, 12K retweets, 1K quote tweets dan 29K likes di Twitter. 

Berikut di bawah merupakan antara komen menarik daripada netizen di Twitter: 

Let this go viral and let other volunteers who are rude and inhuman to learn from this.. It is a simple human act that can take a whole new meaning in someone’s life. I appreciate your kindness and I pray that I can continue doing and spreading this noble act.

— (@rurunhaqita) August 16, 2021

Imagine myself went to overseas, then found someone who could talk in my mother language. it would be definitely bless my whole year. Especially in doing something important like this. Hi @ainsyawani , i wish you all the best!

— FREEPALESTIN (@aishahalioth) August 15, 2021

Omg this is so heartwarming. Ive faced the most racist reaction from some of my family members upon letting them know Im marrying into a Saudi-Indian family. What you’re doing is one awesome thing that balances the beam. Makes me so happy.

— Moira (@_bijimatahari) August 15, 2021

Appreciate your kind gesture. It would make their day so much brighter. Kudos to you

— cotesaki (@cotesaki) August 15, 2021

When i travel in nepal, all nepalese that used to work in Msia all greet my fam happily. Feel so welcomed there!

— Meowww~~~ (@nody_meow) August 15, 2021

Salute Respect, thank You for your Kind concern to these Foreigners who living in Malaysia, Love you our muslim Sister and frontlines , Semoga Maju jaya , Salam Hormat ,

— Bloody Civilian (@IHSANKHALIL1980) August 16, 2021

saya sendiri pakistani tapi jarang jarang sekali cakap bahasa urdu or punjabi sebab malu and lama lama dah taklancar dah, but so far tengok movie hindustan takyah subtitle pun boleh faham hehe, btw salute you girl berani cakap kipidap!

— (@doraemonbolatt) August 15, 2021

This is great and you’re so kind to learn it up! I don’t see them being treated well outside the ppv when I got my second dose over the weekend. At least there’s one kind soul on the ppv that makes them feel a bit like home.

— Yuin Teng (@yuintengl) August 17, 2021

kagumnya sis kita pon tak pandai ckp urdu even family belah ayah pure hindustan & urdu bahasa ibunda tq sis sbb permudahkan urusan mereka

— Farah (@F_a_r_a_H) August 15, 2021

Bravo! That’s the right spirit and thank you for your dedication and positive attitude. I can see that beautiful smile below the mask as your eyes light up

— Dr Jemilah Mahmood (@JemilahMahmood) August 15, 2021

Comel je dia cakap bahasa Urdu, kami bangga dengan sis. Keep it up! <3

LIKE Facebook dan follow Twitter SAYS SEISMIK dan temui segala cerita mesti kongsi sekarang!

Image via SAYS Seismik

Baca lagi artikel menarik di SAYS Seismik: